Di era internet sekarang ini, media bisa menjadi kawan atau lawan. Tidak sedikit situs portal berita besar yang menyajikan berita ‘asal cepat’, tanpa melakukan konfirmasi dan verifikasi baik dari subyek maupun obyek dari sebuah berita.

Selain itu, masyarakat pun kebingungan akan banyaknya portal berita yang disuguhkan melalui internet, yang dapat mengakibatkan salah paham dan tidak jarang menimbulkan penyebaran kebencian dan permusuhan.

Sulit rasanya untuk meminta media agar berbenah diri karena mungkin sekarang kiblatnya HANYA memberi informasi, tidak lagi mengedukasi. Akan tetapi, setidaknya melalui post ini saya bisa menghimbau kepada teman-teman saya semua untuk lebih berhati-hati dalam memilih media untuk dicerna. Mari kita bersama belajar untuk berpikir kritis dalam mengkonsumsi berita dan tidak dengan mudah tersulut oleh provokasi.

View on Path

Terlepas dari banyaknya pemberitaan tentang tawuran saat pelaksanaan SOTR (Sahur On The Road), gw juga banyak menemukan aksi corat-coret seperti ini. Mereka literally mencantumkan tulisan ‘SOTR’.

Kenapa ya ga bisa SOTRan yang aman dan sopan? Tanpa tawuran & tanpa perusakan fasilitas umum? Kayanya dulu-dulu ga gitu. – at Fly Over Jatinegara

View on Path

Motor di Ibukota

Disclaimer: Postingan ini tidak mengeneralisir dan menyudutkan para pengendara motor di belahan dunia mana pun, especially Indonesia, especially Jakarta. Please be smart in commenting. Komentar yang menurut saya tidak layak untuk ditampilkan, tidak akan saya approve. Terima kasih.

Saya personally salut dan senang dengan makin banyaknya orang-orang dan komunitas-komunitas yang berani bikin social experiment seperti ini. Social media juga so far merupakan media yang tepat untuk konten-konten semacam ini menyebar mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan masyarakat.

Eh tapi mereka bikin beginian, janjian sama Polisi ga ya? Untuk masalah keamanan gitu. Kalau sampe digebugin, ada yang nolongin ga ya?
——
Sekarang ke pengendara motor. Dari SMU sampai dengan beberapa tahun masa kerja, saya adalah pengendara motor. Sampai sekarang pun sebetulnya lebih suka naik motor karena lebih murah, ringkas, dan cepat. Pernah sih ngelanggar, tapi saya selalu berusaha menaati peraturan lalu lintas karena menurut saya ga mati juga kalo ga nurutin.

Tanpa bermaksud menyebarkan kebencian, tapi memang kenyataannya bahwa tata krama kebanyakan pengendara motor di Jakarta (dengar-dengar di kota lain juga) sudah memprihatinkan. ((BUKAN BERARTI YANG MOBIL GA YA. INI KONTEKSNYA MBAHAS MOTOR)). Kira-kira foto-foto di bawah ini adalah pemandangan yang sering saya lihat di jalanan Jakarta:

Sumber: Forum.fibizportal.com
Sumber: Forum.fibizportal.com
Sumber: Ketangkap.com
Sumber: Ketangkap.com
Sumber: Setiawantara.wordpress.com
Sumber: Setiawantara.wordpress.com
Sumber: Kaskus.co.id
Sumber: Kaskus.co.id

Menurut teman-teman, apa dong yang harus kita lakukan agar – setidaknya – Jakarta bisa menjadi kota yang lebih baik dalam tata krama berlalu lintas?

Buat komentar yang menurut saya paling OK, saya punya dua tiket nonton XXI lho untuk dibagi. Tapi, mohon maaf, cuma di daerah Jakarta only.

For this one, I'm Not Even Mad. This Is AMAZING! :-D
For this one, I’m Not Even Mad. This Is AMAZING! :-D

Selfie di Tempat Gelap? Siapa Takut?!

Pilihan ponsel pintar makin banyak dari hari ke hari. Salah satu kegiatan favorit pemilik ponsel pintar adalah…ngapain coba?

YAK! SELFIE!

Nah. Smartfren sekarang menawarkan salah satu smartphone terbarunya, dengan harga yang super duper terjangkau.

It’s Smartfren Andromax C3si!!!

Stormtrooper is sold separately :-P
Stormtrooper is sold separately :-P

Begitu dibuka box-nya, ini yang akan kamu dapatkan di dalamnya:

Ini yang kamu dapatkan di dalam box Smartfren Andromax C3si
Ini yang kamu dapatkan di dalam box Smartfren Andromax C3si

Selain hape dan charger-nya, kamu juga akan mendapatkan earphones, 1 unit kartu perdana Smartfren, dan beberapa kupon stiker menarik supaya chatting kamu lebih seru.

Setelah dinyalakan, aplikasi-aplikasi andalan Smartfren yang sudah cukup lengkap. Selain itu, ada juga aplikasi Bank Sinarmas, supaya kegiatan banking kamu makin mudah, cepat, dan nyaman.

Aplikasi keren Smartfren

Penasaran sama hasil kameranya? Di bawah ini adalah perbandingan foto siang dan malam hari. Cukup OK kok!

Hasil foto siang dan malam oleh Smartfren Andromax C3si
Hasil foto siang dan malam oleh Smartfren Andromax C3si

Untuk foto terakhir adalah hasil foto selfie di ruangan yang cahayanya kurang. Tapi ga masalah, karena kamera selfie-nya Smartfren Andromax ini mengandung 3 MP (Interpolated) FF with LED Flash alias lampu blitz. KEREN KHAN?! Eh tapi janji jangan ketawa lihat muka saya ya? Hehehe. Namanya juga ngetes.

Mohon abaikan pipi
Mohon abaikan pipi

Pertama kali coba selfie menggunakan ponsel pintar yang front camera-nya ada lampu blitz, hape ini OK banget.

Gimana? Tertarik? Jika iya, teman-teman bisa mempelajari tentang ponsel pintar ini lebih jauh di sini, sebelum memutuskan untuk membeli.

Beli aja laaah! Ponsel pintar canggih nan murah, terus bisa selfie di tempat gelap lagi! :-D

Soal Stiker Keluarga di Kaca Mobil

stiker-mobil-keluarga

Anda pasti familiar ya dengan stiker mobil seperti ini? Banyak banget kayanya mobil di Jakarta yang pasang beginian. Kadang pakai nama, kadang tidak. Tujuannya sebetulnya apa ya? Karena, sejujurnya, menurut saya ini berbahaya. Stiker tersebut ada nama anak-anak dan tidak jauh ada nomor polisi di mobil Anda. Kita tidak pernah tahu bahwa ada orang yang memiliki niat jahat, tinggal mengingat nopol dan beberapa nama yang diberikan secara cuma-cuma ke publik. The worst thing I can think of adalah penculikan anak

Saran dari saya sih silahkan pasang stiker karakter-karakternya saja, tanpa mencantumkan nama. Kalau ‘ngebed’ banget ingin pasang stiker seperti itu, ya tulis saja Papa, Mama, Kakak, Adik, Adik kecil, Adik mini, dst, dll. Well..kalau nama anjing sama nama kucing atau beruang sih saya rasa tidak akan kenapa-kenapa.

Saya parno? Mungkin. Saya hanya anti memberikan informasi pribadi berlebihan ke publik, karena bukan saya saja yang bisa terancam bahaya, tapi orang-orang terdekat dan terkasih saya.

Apakah Anda pasang stiker tersebut di mobil Anda? Menurut Anda bagaimana?

stiker-mobil-keluarga2

“Bagi Tuhan dan bangsaku!!!”

Tugu-Yogya-de-britto

Sebuah tautan menarik dishare oleh salah satu alumni SMU Kolese de Britto Yogyakarta (JB) di Facebook Group. Silahkan baca dengan klik di sini dan postingan ini adalah respon pribadi pendek saya tentang tautan tersebut.

Judul posting ini merupakan sedikit penggalan dari Mars SMU Kolese de Britto Yogyakarta, yang setiap menyanyikannya membuat rasa bangga bergetar di dalam diri saya.

“Man for Others, Man with Others”
“Tidak takut, Tidak malu, Tidak malas”
“Bebas bertanggung jawab”

Tiga hal itu yang akan Anda akan sering dengar di lingkungan JB atau dari para alumni JB.

So far memang banyak yang berbicara bagus tentang JB dan lulusan JB. Tapi yang mau saya tekankan adalah kami seperti ini (atau seperti itu) bukan karena sekolahnya. Itu karena masing-masing individu. JB, buat saya, hanyalah sebuah medium berbentuk institusi yang mampu membantu mengeluarkan yang terbaik dari kita.

YA BANGGA LAH YA!

VIVA AMDG!