Really? There’s a better Theme Park than Disneyland?


“Disneyland, yang berada di Anaheim, California (28 mil dari Los Angeles), adalah taman rekreasi Disney yang pertama didirikan. Resmi dibuka pada tanggal 17 Juli 1955, Disneyland menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi di seluruh dunia.” – Wikipedia.org

Sampai dengan saat ini, mungkin Anda berpikir sama dengan saya, bahwa Disneyland adalah taman hiburan terbaik di seluruh dunia. Impian Walt Disney yang begitu imjinatif dan inovatif akhirnya baru dapat berdiri setelah tokoh legendaris lintas generasi itu meninggal dunia, tetapi impiannya bersemayam di generasi-generasi sebelum dan sesudah kita. Walau persaingan dalam bisnis tersebut senantiasa terus menerus berkembang, but Disney is always there in everyone’s heart.

Saya sendiri baru sekali ke Disneyland, tepatnya yang di kota Paris, Perancis. Walaupun para pegawainya sangat susah sekali untuk diajak berbicara dalam bahasa Inggris – jadi harus pakai bahasa manusia gua – saya tetap bisa menikmati setiap petualangan saya di area-area yang berbeda. Ada Wild Wild West, Space Mountain, Imagination Institute, Agrabah, etc. Favorit saya adalah, pada saat Anda masuk ke area Disneyland pertama kali, Anda akan melihat banyak rumah berjejer di sebelah kanan dan kiri Anda, seolah-olah Anda sedang ada di dalam komplek perumahan Disney. Isi rumah-rumah tersebut adalah mini store, yang berjualan merchandise Disney.

Sebuah taman hiburan yang didesain sebegitu indahnya dan mampu untuk membuat saya merasa seolah-olah sedang tidak di dunia nyata. I will go there again, for I promised my wife to be her tour guide along the attractions🙂

OK. Sekarang kita bahas yang mau saya bagikan kepada Anda.

Disney selalu dikenal dengan inovasi-inovasinya yang magical, termasuk atraksi Disneyland ini. Namun, jaman sudah berubah. Revolusi industri digital memberikan lahan basah bagi para pencetus ide, inovator, kreator, businessmen, dan orang-orang yang memiliki kemampuan untuk mengeksploitasi serta mengaplikasikan kreativitas mereka. Tanpa Anda sadari, gaya hidup Anda sudah semakin dipermudah oleh perangkat-perangkat, baik keras maupun lunak, yang dikembangkan oleh para orang hebat tersebut. Industri theme park pun tidak ketinggalan.

Di Ilsan, Korea Selatan, sebuah taman hiburan digital dibuka sebagai sebuah event, karena hanya berlangsung dari tanggal 8 Desember 2011 lalu, sampai dengan 11 Maret 2012. Walaupun hanya sebentar, animo dari para pengunjung bisa saja menginspirasi para investor untuk membuat skala tamah rekreasi permanen. Event tersebut diselenggarakan oleh sebuah web agency global bernama D’strict, dengan memamerkan teknologi kreatif augmented reality mereka. Beberapa kecanggihan atraksi mereka, yang foto-fotonya saya ‘pinjam’ dari majalah Fast Company edisi bulan Mei 2012, adalah sebagai berikut:

Penjelasan gambar:

  1. Para pengunjung dapat mengendalikan dinamisme pencahayaan ruangan melalui kerasnya suara;
  2. Dengan melompat dari satu pijakan ke pijakan yang lain, para pengunjung memicu suara dan cahaya, serta bisa mendapatkan poin yang dicatat di gelang RFID (poin dapat ditukar dengan hadiah di jalan keluar wahana);
  3. Dengan luas hampir 500 kaki, wahana ‘Live Square’ ini dalah salah satu proyeksi interaktif di seluruh dunia. Pengunjung dapat memainkan games dan menjalankan misi-misi yang diberikan. Lagi, poin juga dapat diraih untuk ditukarkan dengan hadiah;
  4. Di ‘Smile Mural’, seorang pengunjung harus ‘nyengir’ untuk dapat membuat sebuah karya seni, yang kemudian dapat mengirimkan karya tersebut kepada temannya, dengan mengetik nomor telpon temannya, di layar tersebut;
  5. Para pengunjung dapat bergabung dengan para aktor & aktris di ‘Hologram Theater’, dimana para pengunjung dapat berinteraksi dan memanipulasi fantasi dalam bentuk hologram, yang diproyeksikan di sebuah layar biru besar.

Apakah menurut Anda taman rekreasi ini cukup keren? Menurut saya, iya. Tapi tiada bandingnya dengan Disneyland. Disneyland is still the best!

Tapi ada satu hal yang saya diambil dari sini, yaitu interactivity & share ability. Atraksi-atraksi Disneyland mungkin bisa dianggap kuno, jika dibandingkan dengan 4D Art Park tersebut. Tapi ability to share menurut saya dapat saja disajikan di Disneyland. Untuk apa? To share your magical moments to your family, friends, dll, yang tidak sedang bersama Anda di Disneyland PLUS dapat hadiah🙂

Contoh:

  1. Pada saat Anda masuk ke area Disneyland, instead of membawa karcis, Anda akan dipinjamkan gelang RFID, yang sudah tempelkan ID Facebook, Twitter, & Foursquare Anda;
  2. Tiap masuk wahana, Anda akan diminta untuk registrasi menggunakan gelang RFID Anda terlebih dahulu (simply menempelkan gelang RFID ke scanner yang sudah disediakan);
  3. Di layar akan keluar kursi yang harus Anda duduki, di kart wahana tersebut;
  4. Setelah keluar dari wahana, secara sederhana, Anda tinggal menempelkan gelang RFID Anda kembali di booth berbeda, yang kemudian akan mengenal Anda secara otomatis, berdasarkan nomor duduk Anda;
  5. Foto Anda siap untuk dibagikan ke Facebook atau Twitter atau keduanya, dan Anda pun diberi kesempatan untuk mengetikkan komentar/pesan.
  6. Untuk meningkatkan pengunjung wahana-wahana tersebut, gelang RFID dapat menyimpan poin-poin dalam jumlah tertentu, sesuai dengan tantangan yang diberikan di wahana tersebut;
  7. Poin dapat ditukar dengan merchandise Disneyland, atau gratis masuk 1 kali ke Disneyland Park yang sama.

Cukup menarik kah untuk Anda? Apakah memungkinkan untuk taman hiburan lokal seperti Dufan, Trans Studio World, Jatim Park menggunakan teknologi seperti itu?

Di Indonesia, sudah ada sebuah perusahaan komersil yang mampu melakukan hal-hal tersebut lho. Namanya Wooz.in. Jadi saya nge-blog ini itung-itung bantu promosi teman juga. Hahaha!

Tapi ini, jujur, bukan blog berbayar kok🙂 Saya simply membagikan ide saya dan jika teknologinya sudah ada, yang ditampilkan dong😉

Sampai ketemu di tulisan saya berikutnya. Don’t be shy to leave any comment.

Thanks for reading!

One thought on “Really? There’s a better Theme Park than Disneyland?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s