[Talenta Digital di Indonesia]: Sebuah Saran


DigitalTalent3

Pagi ini baca artikel keren ini, yang intinya tentang hasil riset sebuah kantor konsultasi bahwa maraknya perkembangan digital communication di Indonesia tidak diimbangi dengan pertumbuhan para pemilik talentanya.

Saya mungkin termasuk salah satu generasi awal Internet Indonesia (KapanLagi.com: 2007 – 2009, Plasa.com: 2010 – 2011) yang memutuskan untuk terjun ke industri internet. Untungnya punya passion di Marketing Communication, jadi luckily cocok sama minat & pengalaman pribadi saya terhadap dunia teknologi.

Selain senang banget main-main di social media dan baca artikel-artikel yang berhubungan dengan perkembangan teknologi dunia – terutama buat Indonesia – , saya juga hobi kumpul-kumpul dengan teman-teman seprofesi. Di kalangan kami, tren para perusahaan besar mencari talenta digital itu sudah kelihatan dan sekarang mulai banyak. Saya termasuk salah satu korbannya😀 Dari Plasa.com, pindah ke Sinar Mas Land.

Waktu cerita ke teman-teman seprofesi bahwa saya akan pindah ke Sinar Mas Land, kebanyakan kaget dan nanya, “Ngapain, Bro? Khan ga ada hubungannya sama internet?” Ya pokoknya kalau dirangkum, inti respon dari mereka seperti itu.

Yes, saya keluar dari comfort zone saya. Kerja di internet company itu seru banget dan dinamis. Tiap hari kerjaannya ‘berantem’ untuk menemukan formulasi aktivitas marketing yang keren, tapi tetap tepat sasaran. Tentu saja begitu pindah ke korporat, semua itu berubah. Mungkin teman-teman yang juga merasakan sama seperti saya, tahu lah bedanya di mana. But, let me put it this way: sebagai pelaku industri internet, kita jangan stuck di lingkungan yang sama. Kenapa gitu?

Pertama, pola pikirnya harus To Educate. Masih banyak lho yang ga ngerti dan salah kaprah tentang berinternet, baik itu secara teknis, maupun perilaku, internal & eksternal. Nah, kalau memang teman-teman adalah praktisi digital Indonesia juga, ingat kalau kita juga bertanggung jawab terhadap kemajuan berinternet di Indonesia.

Yang kedua, To Challenge Yourself. Bisa kepikir ga perusahaan pengembang properti yang udah well-known akan aktivitas-aktivitas digitalnya? Saya belum. Di seluruh dunia saya coba ubeg-ubeg pun belum ada yang bisa dijadikanbenchmark. Jangan samakan dengan rumah123 dan rumah.com ya? Merekalisting. Ini beneran Property Developer, bukan Property Agent. Intinya, coba deh cari tantangan baru. Peras otak teman-teman. Jangan pernah berhenti bereksperimen. Mumpung ada perusahaan yang mau ngebayarin.

Yang terakhir, To Reward Your Friends. Bingung? Hehehe. Kita harus ingat kalau kita kaya sekarang itu bukan karena kita sendiri. Kita harus ingat sama teman-teman yang dulu berperan membuat kita semaju sekarang. Ini bukan soal uang. Tapi soal memperkenalkan lingkungan baru kita kepada persepsi yang berbeda mengenai dunia digital dan berinternet di Indonesia. Termasuk bikin aktivitas pemasaran kolaborasi ya.

Nah tambahan: Kalau soal gaji, kerja di korporat sebagai seorang specialisttentu saja punya perlakuan yang berbeda. Yup, value teman-teman akan jadi ++ (ga cuma pijet doang yang ++). Yang pinter ya negonya🙂

Ya begitulah sharing kecil saya (ga kecil-kecil juga sih. Panjang iya) tentang bagaimana saya ingin mengembangkan talenta saya. Semoga bisa menjadi bahan pertimbangan buat teman-teman yang baca juga.

——-

SUMMARY:

Saran saya: Belajar yang banyak dan bikin teman yang banyak. Tentukan tujuan hidup mau ke mana, karena pilihan karir teman-teman cukup menentukan bagaimana teman-teman ingin mencapai impian.

2 thoughts on “[Talenta Digital di Indonesia]: Sebuah Saran

    1. Thanks, Ndu! Industri mulai tumbuh dan ga salah kalau rekan-rekan digital menikmati kedekatan dan lingkungan mereka yang masih kental dengan dunia digital. Tapi gw pengen sumbang saran untuk mendorong diri kita untuk belajar lebih banyak. Pengentahuan tentang digital sangatlah berguna bagi bisnis konvesional. And when the combination goes hand-in-hand well, it’s beautiful🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s