Kenapa Hari Pahlawan Jatuh Pada Tanggal 10 November

Tau ga kenapa Hari Pahlawan diperingatinya tanggal 10 November, padahal perangnya udah dari tanggal 27 Oktober?

Karena pada tanggal tersebut adalah tanggal jatuh tempo ultimatum panglima Angkatan Darat Inggris di Jawa Timur, Major General Mansergh, yaitu 10 November 1945 pukul 6.00 pagi.

Mansergh marah & mengultimatum rakyat Surabaya karena Brigadir Mallaby, yang mati saat sedang dalam proses sosialisasi perjanjian gencatan senjata antara Inggris (sekutu) dengan rakyat Surabaya. Pihak Inggris menuduh salah satu pemuda Indonesia membunuh Mallaby di tengah perjalanan misinya. Padahal ada versi lain, yaitu Mallaby mati kena lemparan granat dari anak buahnya yang meleset.

Menurut gw itu alasannya Inggris aja sih biar bisa mengokupasi Surabaya dan menjadikan Mallaby sebagai alasan utama agar tidak terlihat cacat di mata dunia.

Tapi hari ini tetap spesial. Kenapa? Karena walaupun Inggris menggempur Surabaya dari udara, darat, & laut, mereka kewalahan menghadapi rakyat Jawa Timur yang bersatu, dari rakyat jelata, ahli agama, dan tentara, walaupun akhirnya Inggris berhasil menduduki Surabaya.

Persatuan, rasa memiliki, & keinginan besar untuk menjaga mati-matian apa yang dimiliki bersama itulah yang patut kita peringati di hari pahlawan ini.

Kita masih bisa kaya gitu ga di jaman sekarang?

SELAMAT HARI PAHLAWAN KAWAN!

View on Path

Duet Gitar Maut Versi Gamer

super-guitar-bros-perform

Sebetulnya saya sudah tahu duo ini cukup lama, hanya saja baru mendengarkan hampir seluruh karya mereka beberapa hari ini saat saya lagi otw ke kantor. Suka banget sama performance mereka, karena kebanyakan lagu-lagu yang mereka mainkan berasal dari games jaman Nintendo (NES), Super Nintendo (SNES), dan Sony Playstation (PS). Ada dua video favorit saya, dimana mereka memainkan masing-masing salah satu lagu dari games kesukaan saya:



Selain dua games tersebut, mereka juga memainkan lagu-lagu games Super Mario World, Donkey Kong, Secret of Mana, Chrono Cross, Mega Man, dan masih banyak lagi.

So if you are a gamer like me, especially if you ever experienced the golden age of game consoles, and you are into guitar as well, I’m pretty sure you’ll gonna love them like I do ūüėČ

super-guitar-bros

ENJOY!

[Talenta Digital di Indonesia]: Sebuah Saran

DigitalTalent3

Pagi ini baca artikel keren ini, yang intinya tentang hasil riset sebuah kantor konsultasi bahwa maraknya perkembangan digital communication di Indonesia tidak diimbangi dengan pertumbuhan para pemilik talentanya.

Saya mungkin termasuk salah satu generasi awal Internet Indonesia (KapanLagi.com: 2007 Р2009, Plasa.com: 2010 Р2011) yang memutuskan untuk terjun ke industri internet. Untungnya punya passion di Marketing Communication, jadi luckily cocok sama minat & pengalaman pribadi saya terhadap dunia teknologi.

Selain senang banget main-main di¬†social media¬†dan baca artikel-artikel yang berhubungan dengan perkembangan teknologi dunia – terutama buat Indonesia – , saya juga hobi¬†kumpul-kumpul dengan teman-teman seprofesi. Di kalangan kami, tren para perusahaan besar mencari talenta digital itu sudah kelihatan dan sekarang mulai banyak. Saya termasuk salah satu korbannya ūüėÄ Dari Plasa.com, pindah ke¬†Sinar Mas Land.

Waktu cerita ke teman-teman seprofesi bahwa saya akan pindah ke Sinar Mas Land, kebanyakan kaget dan nanya,¬†“Ngapain, Bro? Khan ga ada hubungannya sama internet?”¬†Ya pokoknya kalau dirangkum, inti respon dari mereka seperti itu.

Yes, saya keluar dari¬†comfort zone¬†saya. Kerja di¬†internet company¬†itu seru banget dan dinamis. Tiap hari kerjaannya ‚Äėberantem‚Äô untuk menemukan formulasi aktivitas marketing yang keren, tapi tetap tepat sasaran. Tentu saja begitu pindah ke korporat, semua itu berubah. Mungkin teman-teman yang juga merasakan sama seperti saya, tahu lah bedanya di mana.¬†But, let me put it this way: sebagai pelaku industri internet, kita jangan¬†stuck¬†di lingkungan yang sama. Kenapa gitu?

Pertama, pola pikirnya harus To Educate. Masih banyak lho yang ga ngerti dan salah kaprah tentang berinternet, baik itu secara teknis, maupun perilaku, internal & eksternal. Nah, kalau memang teman-teman adalah praktisi digital Indonesia juga, ingat kalau kita juga bertanggung jawab terhadap kemajuan berinternet di Indonesia.

Yang kedua, To Challenge Yourself. Bisa kepikir ga perusahaan pengembang properti yang udah well-known akan aktivitas-aktivitas digitalnya? Saya belum. Di seluruh dunia saya coba ubeg-ubeg pun belum ada yang bisa dijadikanbenchmark. Jangan samakan dengan rumah123 dan rumah.com ya? Merekalisting. Ini beneran Property Developer, bukan Property Agent. Intinya, coba deh cari tantangan baru. Peras otak teman-teman. Jangan pernah berhenti bereksperimen. Mumpung ada perusahaan yang mau ngebayarin.

Yang terakhir, To Reward Your Friends. Bingung? Hehehe. Kita harus ingat kalau kita kaya sekarang itu bukan karena kita sendiri. Kita harus ingat sama teman-teman yang dulu berperan membuat kita semaju sekarang. Ini bukan soal uang. Tapi soal memperkenalkan lingkungan baru kita kepada persepsi yang berbeda mengenai dunia digital dan berinternet di Indonesia. Termasuk bikin aktivitas pemasaran kolaborasi ya.

Nah tambahan: Kalau soal gaji, kerja di korporat sebagai seorang¬†specialisttentu saja punya perlakuan yang berbeda. Yup, value teman-teman akan jadi ++ (ga cuma pijet doang yang ++). Yang pinter ya negonya ūüôā

Ya begitulah sharing kecil saya (ga kecil-kecil juga sih. Panjang iya) tentang bagaimana saya ingin mengembangkan talenta saya. Semoga bisa menjadi bahan pertimbangan buat teman-teman yang baca juga.

‚ÄĒ‚ÄĒ-

SUMMARY:

Saran saya: Belajar yang banyak dan bikin teman yang banyak. Tentukan tujuan hidup mau ke mana, karena pilihan karir teman-teman cukup menentukan bagaimana teman-teman ingin mencapai impian.